Gaya lintang dan momen balok sendi-rol
Hitung reaksi, susun persamaan gaya lintang V(x) dan momen M(x), cari letak V = 0, lalu momen maksimumnya. Beban titik dan beban merata (penuh atau sebagian) boleh digabung.
Soal
Balok AB bertumpu sendi di A dan rol di B dengan bentang L = 6 m. Balok memikul beban merata w = 6 kN/m sepanjang balok serta beban titik P = 20 kN pada 2 m dari A. Hitung reaksi tumpuan, susun persamaan gaya lintang dan momen, tentukan letak dan besar momen maksimum, lalu gambar diagramnya.
Hasil
Langkah penyelesaian
- Resultan beban merata: W = w × (x2 − x1) = 6,00 × (6,00 − 0,00) = 36,00 kN, bekerja di x̄ = (0,00 + 6,00) / 2 = 3,00 m dari A.
- ΣMA = 0: RB × 6,00 − 20,00 × 2,00 − 36,00 × 3,00 = 0, jadi RB = (20,00 × 2,00 + 36,00 × 3,00) / 6,00 = 24,67 kN.
- ΣFy = 0: RA = 20,00 + 36,00 − 24,67 = 31,33 kN.
- Gaya lintang: V(0⁺) = RA = 31,33 kN; tepat di kiri B V = -24,67 kN.
- V berubah tanda tepat di bawah beban P: V(a⁻) = 19,33 kN, V(a⁺) = -0,67 kN, jadi momen maksimum di x = a = 2,00 m.
- Momen maksimum positif: M(2,00) = 31,33 × 2,00 − 6,00 × (2,00 − 0,00)² / 2 = 50,67 kN·m.
- Periksa ΣMB = −RA × L + P × (L − a) + W × (L − x̄) = −31,33 × 6,00 + 20,00 × (6,00 − 2,00) + 36,00 × (6,00 − 3,00) = 0,00 kN·m, sama dengan nol.
Angka soalmu berbeda?
Buka templat ini di Step Solver, lalu ketik angka sesuai soalmu, termasuk angka yang dihitung dari NIM. Hasil dan langkahnya langsung dihitung ulang dengan angkamu. Gratis dan tanpa login.
Templat beta. Rumus templat ini diuji terhadap hitungan manual dari buku teks, tetapi tetap periksa dengan catatan kuliah dan standar yang dipakai dosenmu.