Hubungan fase tanah
Tanah terdiri dari butir padat, air, dan udara. Dari volume contoh, massa basah, massa kering oven, dan berat jenis butir Gs, hitung volume tiap fase, lalu kadar air w, angka pori e, porositas n, derajat kejenuhan Sr, dan berat volume γ, γd, γsat.
Soal
Contoh tanah dalam cincin uji bervolume 85 cm³ bermassa 160,4 g. Setelah dikeringkan dalam oven massanya 135,6 g. Berat jenis butir Gs = 2,68 dan γw = 9,81 kN/m³. Hitung kadar air, angka pori, porositas, derajat kejenuhan, berat volume basah, berat volume kering, dan berat volume jenuh.
Hasil
Langkah penyelesaian
- Massa air: Mw = M − Ms = 160,40 − 135,60 = 24,80 g; kadar air w = Mw/Ms = 24,80 / 135,60 = 0,1829 = 18,29 %.
- Volume butir (ρw = 1 g/cm³): Vs = Ms/(Gs·ρw) = 135,60 / 2,68 = 50,597 cm³; volume pori Vv = V − Vs = 85,00 − 50,597 = 34,403 cm³.
- Volume air Vw = Mw/ρw = 24,800 cm³; volume udara Va = Vv − Vw = 9,603 cm³.
- Angka pori e = Vv/Vs = 34,403 / 50,597 = 0,6799; porositas n = Vv/V = 34,403 / 85,00 = 0,4047 = 40,47 %.
- Derajat kejenuhan Sr = Vw/Vv = 24,800 / 34,403 = 0,7209 = 72,09 %.
- Berat volume basah γ = (M/V)·γw = (160,40 / 85,00) × 9,81 = 18,51 kN/m³; kering γd = (Ms/V)·γw = (135,60 / 85,00) × 9,81 = 15,65 kN/m³.
- Berat volume jenuh γsat = (Gs + e)/(1 + e)·γw = (2,68 + 0,6799) / (1 + 0,6799) × 9,81 = 19,62 kN/m³.
Angka soalmu berbeda?
Buka templat ini di Step Solver, lalu ketik angka sesuai soalmu, termasuk angka yang dihitung dari NIM. Hasil dan langkahnya langsung dihitung ulang dengan angkamu. Gratis dan tanpa login.
Templat beta. Rumus templat ini diuji terhadap hitungan manual dari buku teks, tetapi tetap periksa dengan catatan kuliah dan standar yang dipakai dosenmu.