QWorks Civil Learning
Animasi proses / Fondasi · Pelaksanaan di lapangan
Di lapangan · satu titik tiangPukulan dan penetrasi dipercepatBeta

Pemancangan tiang beton pracetak

Tiang pracetak didirikan di dalam leader rig pancang lalu dipukul hammer sampai mencapai tanah keras. Bila satu segmen tidak cukup panjang, segmen berikutnya disambung dengan las. Pada 10 pukulan terakhir, kalendering merekam penurunan tiang per pukulan untuk menaksir daya dukungnya. Gerak tiang dan jumlah pukulan dipercepat untuk animasi.

Memuat animasi…

Penjelasan tertulis

Urutan tahap pemancangan tiang

Titik pancangSetting out · Di lapangan

Juru ukur memindahkan koordinat setiap tiang dari gambar kerja ke lapangan dengan total station, lalu menandainya dengan patok bernomor. Posisi patok diperiksa lagi sesaat sebelum tiang didirikan karena tanah di sekitar tiang yang sedang dipancang ikut bergeser.

  • Koordinat dan nomor tiang sesuai gambar kerja
  • Patok diperiksa ulang sebelum setiap tiang dipancang
  • Toleransi posisi kepala tiang mengikuti spesifikasi kontrak

Kesalahan umum: Patok terdesak tanah dari tiang sebelumnya dan tidak diperiksa ulang. Tiang terpancang di luar toleransi dan pile cap harus diperbesar.

Tiang pracetak di lokasiPrecast piles on site · Di lapangan

Tiang beton pracetak tiba per segmen, ditumpuk di atas bantalan kayu pada titik tumpu yang ditandai pabrik, dan diberi tanda setiap meter supaya kedalaman pemancangan dapat dibaca langsung dari badan tiang.

  • Umur dan kuat tekan beton tiang memenuhi syarat sebelum dipancang
  • Tiang ditumpuk dan diangkat pada titik yang ditandai
  • Segmen yang retak atau ujungnya rusak ditolak

Kesalahan umum: Tiang diangkat atau ditumpuk di sembarang titik. Tiang retak sebelum dipancang dan retaknya baru terlihat saat dipukul. Di Concrete Lab: Mutu beton tiang dari sertifikat pabrik atau uji tekan benda uji.

Rig pancangCrawler piling rig with leader · Di lapangan

Rig pancang adalah alat berat beroda rantai dengan tiang pemandu (leader) tegak di depannya. Leader menjaga hammer dan tiang tetap segaris, sementara winch mengangkat tiang dan hammer.

  • Rig berdiri di landasan yang rata dan cukup kuat
  • Leader tegak lurus atau sesuai kemiringan rencana
  • Kabel winch dan pengunci hammer diperiksa setiap hari

Kesalahan umum: Rig berdiri di tanah lunak tanpa pelat landasan. Rig miring saat memancang dan tiang ikut miring.

Penegakan dan kelurusanPitching and verticality check · Di lapangan

Tiang diangkat, didirikan di dalam leader, dan ujungnya diletakkan tepat di patok. Kelurusan diperiksa dari dua arah yang saling tegak lurus dengan theodolite atau unting-unting sebelum pemukulan dimulai, begitu juga setiap segmen sambungan.

  • Ujung tiang tepat di titik patok
  • Kemiringan diperiksa dari dua arah
  • Segmen sambungan segaris dengan segmen di bawahnya

Kesalahan umum: Kelurusan hanya diperiksa dari satu arah. Tiang tampak tegak dari depan, tetapi miring ke samping.

Hammer dieselDiesel hammer, cushion, and helmet · Di lapangan

Ram (pemukul) jatuh, memampatkan udara dan membakar solar di ruang bakar, lalu terlempar ke atas lagi oleh ledakan. Energi pukulan diteruskan ke tiang lewat bantalan kayu (cushion) dan topi tiang (helmet) agar kepala tiang tidak hancur.

  • Jenis dan berat ram sesuai rencana pemancangan
  • Tinggi jatuh ram dan jumlah pukulan per menit
  • Bantalan kayu diganti bila sudah keras atau terbakar

Kesalahan umum: Bantalan dipakai sampai hancur. Kepala tiang pecah, dan energi yang sampai ke tiang tidak lagi sesuai perhitungan.

Pemukulan tiangPile driving · Di lapangan

Setiap pukulan mengirim gelombang tegangan dari kepala ke ujung tiang dan mendorong tiang masuk ke tanah. Jumlah pukulan setiap 0,5 m atau 1 m penetrasi dicatat sepanjang pemancangan dalam catatan pemancangan (driving record).

  • Jumlah pukulan per meter penetrasi dicatat
  • Tiang tetap segaris dengan hammer selama dipukul
  • Pemancangan dihentikan bila kepala tiang retak atau jumlah pukulan melonjak tidak wajar

Kesalahan umum: Tiang terus dipukul walaupun penetrasinya hampir nol. Ujung tiang bisa rusak dan tiang patah di dalam tanah tanpa terlihat. Di Geotech Lab: Profil tanah dari sondir dan SPT membantu memperkirakan kedalaman tiang mencapai tanah keras.

Penyambungan lasWelded splice · Di lapangan

Bila satu segmen tidak cukup panjang, segmen berikutnya didirikan di atas segmen yang sudah terpancang, lalu pelat sambungan di ujung keduanya dilas keliling. Las diberi waktu dingin sebelum pemukulan dilanjutkan.

  • Kedua segmen segaris sebelum dilas
  • Las penuh keliling oleh juru las bersertifikat
  • Las didinginkan secara alami, tidak disiram air

Kesalahan umum: Las hanya di beberapa titik atau langsung disiram air agar cepat. Sambungan retak dan lepas saat tiang dipukul.

KalenderingFinal set record · Di lapangan

Pada akhir pemancangan, kertas ditempel pada tiang dan pensil digeser perlahan di atas mistar yang diam selama 10 pukulan terakhir. Garis yang tergambar menunjukkan penurunan tetap (set) dan pantulan elastis (rebound) tiang, yang dipakai untuk menaksir daya dukung dengan rumus dinamik.

  • Hammer bekerja normal dan tinggi jatuh ram sesuai rencana
  • Set dari 10 pukulan terakhir memenuhi kriteria
  • Kertas kalendering diberi nomor tiang dan tanggal

Kesalahan umum: Kalendering diambil setelah pemancangan berhenti lama. Tanah sempat mengunci tiang, set terbaca kecil, dan daya dukung terlihat lebih besar dari sebenarnya. Di Foundation Design: Kebutuhan kalendering dan uji beban tercantum di langkah Uji Beban & Penerimaan.

Pemotongan kepala tiangPile cut-off · Di lapangan

Setelah semua tiang dalam satu kelompok selesai dipancang, kepala tiang dipotong sampai elevasi rencana (cut-off level) dan tulangannya dibiarkan menonjol untuk dijangkarkan ke pile cap.

  • Elevasi potong sesuai gambar
  • Pemotongan tidak meretakkan badan tiang di bawahnya
  • Panjang tulangan stek cukup untuk penjangkaran

Kesalahan umum: Kepala tiang dihancurkan dengan cara yang meretakkan beton di bawah elevasi potong.

Uji PDAPile dynamic analysis · Di lapangan

Pada sebagian tiang, sensor regangan dan percepatan dipasang berpasangan di dekat kepala tiang lalu tiang dipukul ulang. Rekaman gelombangnya dianalisis untuk mendapatkan daya dukung, keutuhan tiang, dan energi hammer, sekaligus mengkalibrasi kriteria kalendering.

  • Jumlah dan lokasi tiang uji sesuai spesifikasi
  • Sensor terpasang berpasangan pada sisi berlawanan
  • Hasil dibandingkan dengan beban rencana dan hasil kalendering

Kesalahan umum: Kriteria set kalendering ditetapkan tanpa kalibrasi uji beban. Daya dukung hasil rumus dinamik bisa jauh berbeda dari kenyataan. Di Foundation Design: Kebutuhan uji beban statik atau PDA dicantumkan untuk dokumen perencanaan.

Lanjutkan belajar

Materi dan modul terkait

Animasi beta. Ilustrasi skematis satu titik tiang, bukan metode kerja. Jumlah pukulan, kecepatan penetrasi, dan angka di panel bersifat contoh; kriteria penghentian pemancangan (final set) mengikuti spesifikasi kontrak, perencana fondasi, dan kalibrasi uji beban.