QWorks Civil Learning
Animasi proses / Beton · Produksi beton siap pakai
Penimbangan dan pencampuran · per batchKoreksi kadar air agregatBeta

Cara kerja batching plant beton

Batching plant menimbang agregat, semen, air, dan aditif untuk setiap batch, mencampurnya di mixer, lalu menuangnya ke truck mixer. Kuncinya ada di timbangan: air yang terbawa pasir basah harus dikurangkan dari air campuran, supaya faktor air-semen tetap sesuai rancangan. Klik bagian plant untuk melihat fungsinya, lalu coba koreksi kadar air di bawah.

Memuat animasi…

Penjelasan tertulis

Urutan tahap batching plant beton

Bin agregatAggregate bin

Bin menampung pasir dan kerikil (split) menurut ukurannya. Untuk setiap batch, pintu bin dibuka bergantian sampai berat masing-masing tercapai di sabuk timbang di bawahnya.

  • Sekat antar bin, agar fraksi tidak tercampur saat loader mengisi
  • Stockpile tidak tercampur tanah atau kotoran
  • Kadar air pasir, bahan yang kadar airnya paling berubah-ubah

Kesalahan umum: Pasir basah setelah hujan dipakai tanpa koreksi kadar air. Air dalam campuran berlebih, faktor air-semen naik, dan kuat tekan turun. Di Concrete Lab: Proporsi agregat dan gradasi gabungan berasal dari rancangan campuran.

Sabuk timbang agregatAggregate weigh conveyor · Per batch

Sabuk di bawah bin duduk di atas sel beban dan menimbang secara kumulatif: pasir dulu sampai beratnya tercapai, lalu kerikil ditambahkan sampai berat total tercapai.

  • Timbangan dinolkan sebelum setiap batch
  • Kalibrasi berkala dengan beban uji
  • Berat aktual tiap bahan dalam toleransi

Kesalahan umum: Timbangan tidak dinolkan sehingga sisa material dari batch sebelumnya ikut terhitung, dan agregat batch ini kurang. Di Concrete Lab: Berat agregat per batch sudah termasuk koreksi kadar air lapangan.

Conveyor miring & hopper tungguInclined belt & waiting hopper · Per batch

Agregat yang sudah ditimbang dibawa conveyor miring ke puncak menara, lalu ditahan di hopper tunggu sampai mixer siap menerima batch berikutnya.

  • Sabuk bersih, tidak ada sisa yang terbawa ke batch berikutnya
  • Conveyor beratap agar agregat tidak kehujanan
  • Pintu hopper tunggu menutup rapat

Kesalahan umum: Agregat tertahan di sabuk atau hopper dan baru jatuh ke batch berikutnya, sehingga komposisi dua batch sama-sama meleset.

Silo semenCement silo

Silo menyimpan semen curah yang ditiupkan dari truk bulk. Screw conveyor di bawah silo mengalirkan semen ke timbangan semen di atas mixer.

  • Silo kedap air agar semen tidak menggumpal
  • Jenis semen tiap silo diberi tanda dan tidak tercampur
  • Filter debu di puncak silo berfungsi

Kesalahan umum: Semen jenis lain ditiupkan ke silo yang salah, sehingga dua jenis semen tercampur. Di Concrete Lab: Jenis dan berat jenis semen dipakai dalam rancangan campuran.

Timbangan semenCement weigh hopper · Per batch

Hopper timbang di atas mixer diisi screw sampai berat target, mula-mula cepat lalu pelan menjelang target, kemudian dikosongkan ke mixer.

  • Kalibrasi berkala
  • Toleransi berat semen paling ketat di antara semua bahan
  • Hopper benar-benar kosong setelah dituang

Kesalahan umum: Timbangan semen tidak dikalibrasi. Semen kurang dari rencana dan kuat tekan beton turun tanpa terlihat di lapangan. Di Concrete Lab: Kadar semen per m³ dari rancangan campuran.

AirWater tank & weigh · Per batch

Air dari tangki ditimbang atau diukur meteran, lalu dialirkan ke mixer. Jumlahnya adalah air rencana dikurangi air bebas yang sudah terbawa agregat basah.

  • Koreksi kadar air diperbarui setiap kali kondisi pasir berubah
  • Air bersih, bukan air bekas cucian truk
  • Meteran atau timbangan air dikalibrasi

Kesalahan umum: Air ditambahkan di truck mixer atau di lokasi agar slump naik. Faktor air-semen naik dan kuat tekan turun. Di Concrete Lab: Air bebas dan faktor air-semen rancangan, serta koreksi kadar air agregat.

AditifAdmixture dosing · Per batch

Aditif cair, misalnya plasticizer atau retarder, ditakar pompa dosis dan dimasukkan ke mixer bersama atau sesudah air.

  • Dosis dihitung dari berat semen
  • Tangki aditif diaduk dan tidak kedaluwarsa
  • Pompa dosis dikalibrasi

Kesalahan umum: Dosis aditif dikira-kira atau aditif dituang ke agregat kering, sehingga efeknya tidak merata. Di Concrete Lab: Jenis dan dosis aditif dalam rancangan campuran.

Mixer twin-shaftTwin-shaft mixer · Per batch

Dua poros berlengan berputar berlawanan arah dan mencampur semua bahan sampai seragam dalam waktu tertentu, lalu pintu bawah dibuka ke truck mixer.

  • Waktu campur cukup, dibuktikan dengan uji keseragaman
  • Urutan masuk bahan tetap
  • Lengan dan pelapis mixer tidak aus berlebihan

Kesalahan umum: Waktu campur dipendekkan demi produksi. Bagian awal dan akhir batch berbeda slump dan kuat tekan. Di Concrete Lab: Slump dan suhu beton rencana menjadi patokan pemeriksaan hasil campuran.

Ruang kontrolBatching control

Komputer batching menyimpan resep campuran, menerapkan koreksi kadar air, mengatur urutan timbang dan campur, lalu mencetak tiket pengiriman berisi berat aktual tiap bahan.

  • Resep di komputer sama dengan rancangan campuran terbaru yang disetujui
  • Kadar air agregat dimasukkan sebelum produksi
  • Tiket pengiriman dicocokkan dengan pesanan

Kesalahan umum: Resep lama atau resep mutu lain yang dipilih, sehingga beton yang dikirim tidak sesuai pesanan. Di Concrete Lab: Rancangan campuran yang sudah diverifikasi menjadi resep di komputer batching.

Truck mixerTruck mixer · Per batch

Drum truck mixer berputar pelan selama perjalanan agar beton tetap tercampur dan tidak mulai mengeras di satu sisi. Di lokasi, slump dan suhu diperiksa dan benda uji dibuat.

  • Waktu sejak semen bertemu air sampai beton dituang dibatasi spesifikasi
  • Drum terus berputar selama perjalanan
  • Slump, suhu, dan benda uji di lokasi

Kesalahan umum: Air ditambahkan di lokasi tanpa persetujuan agar beton mudah dituang. Beton yang dicor tidak lagi sesuai rancangan. Di Concrete Lab: Hasil uji tekan benda uji dinilai terhadap kriteria penerimaan.

Lanjutkan belajar

Materi dan modul terkait

Animasi beta. Ilustrasi skematis batching plant beton tipe basah, bukan gambar kerja. Komposisi, waktu siklus, dan kadar air bersifat contoh; acuan pekerjaan tetap spesifikasi kontrak dan rancangan campuran yang disetujui.