Diagram benda bebas dan reaksi tumpuan
Sebelum menghitung tulangan atau fondasi, engineer harus tahu gaya apa yang ditahan setiap tumpuan. Topik ini melatih satu kebiasaan yang dipakai di semua bidang teknik sipil: menggambar benda bebas, lalu menyeimbangkan gayanya.
Setelah topik ini Anda mampu
- Membedakan tumpuan sendi, rol, dan jepit beserta reaksi yang diberikannya.
- Menggambar diagram benda bebas balok dengan beban titik, beban miring, dan beban merata.
- Menghitung reaksi tumpuan memakai tiga persamaan keseimbangan.
- Memeriksa sendiri hasil hitungan dengan persamaan keseimbangan tambahan.
Trigonometri dasar (sin, cos) dan penjumlahan vektor.
Gaya dalam balok, beton bertulang, fondasi, dinding penahan tanah, jembatan.
1 pertemuan kuliah · sekitar 60 menit belajar mandiri
Papan di atas dua kursi
Letakkan papan 2 m di atas dua kursi, lalu seseorang bermassa 60 kg berdiri di atasnya. Kursi yang lebih dekat dengan orang itu menahan lebih banyak. Geser posisinya dan lihat pembagian bebannya (dinyatakan dalam kg seperti angka timbangan; gayanya = massa × 9,81 m/s²).
Benda diam berarti semua gaya dan momen seimbang
Struktur yang tidak bergerak berada dalam keseimbangan statis. Di bidang dua dimensi berlaku tiga persamaan, sehingga paling banyak tiga reaksi yang tidak diketahui bisa dicari. Struktur seperti ini disebut statis tertentu.
Konvensi di topik ini: gaya ke kanan dan ke atas positif, momen berlawanan arah jarum jam positif.
Jenis tumpuan dan reaksinya
| Tumpuan | Simbol | Menahan | Jumlah reaksi |
|---|---|---|---|
| Sendi | Geser ke segala arah, tetapi bebas berputar | 2 (Rx, Ry) | |
| Rol | Gerak tegak lurus bidang tumpuan saja | 1 (Ry) | |
| Jepit | Geser ke segala arah dan putaran | 3 (Rx, Ry, M) |
Langkah menggambar diagram benda bebas
- Lepaskan balok dari tumpuannya, gambar baloknya saja.
- Ganti setiap tumpuan dengan gaya reaksinya. Arahnya boleh dimisalkan; hasil negatif berarti arah sebenarnya terbalik.
- Gambar semua beban. Beban merata diganti resultannya di titik berat bebannya.
- Tulis ΣM di salah satu tumpuan untuk menghilangkan reaksi di titik itu dan mencari reaksi lainnya.
- Pakai ΣFy dan ΣFx untuk reaksi yang tersisa.
- Periksa dengan ΣM di titik lain; hasilnya harus nol.
Acuan: Hibbeler, Engineering Mechanics: Statics, bab keseimbangan benda tegar. Statika tidak diatur SNI; standar mulai dipakai saat menentukan beban di topik Pembebanan gedung (SNI 1727:2020).
2 contoh, dari dasar ke menengah
Balok sederhana bentang L = 6 m, tumpuan sendi di A dan rol di B. Beban titik P = 30 kN bekerja tegak lurus balok di 2 m dari A. Hitung reaksi tumpuan.
Momen terhadap A untuk mencari RB
- Rumus
- ΣMA = 0: RB·L − P·a = 0
- Substitusi
- RB·6 − 30·2 = 0
- Hasil
- RB = 10 kN ke atas
- Satuan
- kN·m / m = kN
Gaya vertikal untuk mencari RA
- Rumus
- ΣFy = 0: RA + RB − P = 0
- Hasil
- RA = 30 − 10 = 20 kN ke atas
Periksa dengan momen terhadap B
- Hitung
- −RA·6 + P·4 = −120 + 120 = 0
Balok sederhana L = 8 m. Beban merata w = 5 kN/m dari A sampai 4 m. Beban P = 20 kN di 6 m dari A, miring 60° terhadap balok, komponen horizontalnya ke kanan. Hitung semua reaksi.
Resultan beban merata dan komponen beban miring
- Resultan
- W = 5 × 4 = 20 kN di x̄ = 2 m
- Komponen
- Px = 20 cos 60° = 10,00 kN; Py = 20 sin 60° = 17,32 kN
Momen terhadap A
- Rumus
- RB·8 − W·2 − Py·6 = 0
- Substitusi
- RB = (20·2 + 17,32·6) / 8 = 143,92 / 8
- Hasil
- RB = 17,99 kN ke atas
Gaya vertikal dan horizontal
- ΣFy
- RAy = 20 + 17,32 − 17,99 = 19,33 kN ke atas
- ΣFx
- RAx = 10,00 kN ke kiri, hanya sendi A yang bisa menahannya
Periksa dengan momen terhadap B
- Hitung
- −19,33·8 + 20·6 + 17,32·2 = −154,64 + 120 + 34,64 = 0,00
Kerjakan dengan angka soalmu
Ubah balok dan bebannya, reaksi dihitung ulang seketika. Ketik angka soalmu sendiri, lalu lihat data soal, hasil, pemeriksaan, dan langkah hitungannya. Tanpa login untuk materi dasar.
Yang perlu diingat
- Sendi memberi 2 reaksi, rol 1, jepit 3.
- Tiga persamaan: ΣFx = 0, ΣFy = 0, ΣM = 0.
- Mulai dari ΣM di tumpuan yang reaksinya paling banyak.
- Beban merata diganti resultan W = w × panjang, di tengah panjang bebannya.
- Beban miring diurai: Px = P cos θ, Py = P sin θ.
- Hasil negatif berarti arah yang dimisalkan terbalik.
- Selalu periksa dengan ΣM di titik lain.
Balok sederhana, beban titik: RA = P(L − a)/L, RB = Pa/L
Beban merata penuh: RA = RB = wL/2
Kantilever: Ry = ΣP + wL, MA = Σ(P·a) + wL²/2
Materi beta. Topik ini belum ditinjau ahli per bidang. Rumus dan contoh sudah diuji terhadap hitungan manual, tetapi tetap periksa dengan standar aslinya sebelum dipakai untuk pekerjaan.